Istilah "content pillar" sering menjadi topik pembahasan dalam bidang marketing, terlebih lagi dengan adanya sosial media yang menjadi jenis pemasaran online. Hal itu membuat marketers berlomba-lomba untuk membuat konten yang disukai oleh target audiens.

Content pillar telah menjadi alat bantu untuk menyusun strategi konten yang menarik dan relevan bagi bisnis. Dengan strategi konten yang tepat, Anda dapat meningkatkan brand awareness di sosial media.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa menarik pengikut baru sekaligus mendapatkan interaksi yang menguntungkan dari mereka. Tertarik mempelajari tentang pembuatan konten? Mari simak penjelasan mengenai pengertian, contoh, dan cara membuat content pillar yang efektif di bawah ini.

Baca juga: Jenis-jenis Media Sosial yang Cocok untuk Beriklan

Pengertian Content Pillar

arti content pillar.jpg

Source: Freepik - Apa itu content pillar?.

Secara sederhana, content pillar adalah suatu dasar yang digunakan untuk merumuskan strategi konten. Biasanya, content pillar terdiri dari topik utama yang ingin disampaikan oleh bisnis dan beberapa topik turunan sebagai penyusunnya.

Topik-topik yang sudah ditentukan ini, akan menjadi panduan bagi marketers saat merumuskan content marketing yang akan dibagikan.

Sebagai contoh, perusahaan yang fokus pada kesehatan dan kebugaran akan membuat konten dengan tema nutrisi, olahraga, motivasi dan success stories. Setiap pilar tersebut nantinya akan dibagi menjadi sub-topik yang lebih spesifik lagi untuk memberikan kerangka kerja yang kokoh untuk strategi konten.

Jenis content pillar

Content pillar merupakan fondasi dari konten yang akan dibagikan kepada audiens. Setiap konten yang dihasilkan nantinya akan membantu Anda membangun koneksi dengan mereka.

Maka dari itu, diperlukan content planning yang matang dengan memperhatikan jenis konten apa yang akan dibagikan. Berikut ini beberapa variasi konten yang dapat diterapkan pada media sosial bisnis Anda.

1. Educational Content

Seperti namanya, konten edukasi fokus memberikan informasi dan wawasan yang berharga kepada audiens. Pilar ini dibuat untuk mendidik mereka dengan pengetahuan praktis, wawasan tentang industri, panduan dalam melakukan sesuatu, tutorial, dan konten informasi lainnya.

Dengan menjawab pertanyaan dan menawarkan solusi untuk masalah audiens, konten edukasi ini akan menumbuhkan kredibilitas, kepercayaan, dan brand loyalty di antara audiens. Dengan begitu, mereka akan lebih mengenal Anda.

2. Entertainment Content

Berbeda dengan konten edukasi yang sifatnya informational, konten hiburan dibuat dengan cerita, humor, atau kreativitas yang menarik perhatian audiens. Pilar konten ini dirancang untuk menghibur, menginspirasi, dan membangkitkan emosi mereka untuk membina hubungan yang lebih dalam lagi dengan brand.

Konten hiburan tentu juga mudah diingat dan dibagikan dengan audiens lain atas kehendak mereka sendiri. Dengan begitu, jenis konten yang satu ini sangat cocok untuk diterapkan ketika Anda ingin mendorong keterlibatan dan promosi dari mulut ke mulut.

3. Promotional Content

Konten promosi dirancang untuk mempromosikan produk, layanan, atau penawaran khusus kepada audiens Anda. Jadi, dalam pembuatan konten promosi, StickFriends harus membuat konten yang menarik agar konsumen tertarik untuk berinteraksi.

Selain itu, cantumkan juga manfaat apa saja yang akan diterima oleh konsumen. Dengan begitu, konten tersebut akan menjadi strategi iklan yang efektif](https://stickearn.com/insights/blog/membuat-iklan-di-media-sosial) dalam mendorong konversi dari pelanggan.

4. Community Content

Community content ditujukan untuk menumbuhkan rasa memiliki, kolaborasi, dan interaksi dalam komunitas online, sehingga rasa kebersamaan di antara audiens maupun pelanggan Anda dapat terbentuk.

Dengan konten berbasis komunitas ini, audiens akan dengan mudah membagikan pengalaman, ide, dan feedback, sehingga memperkuat loyalitas dan brand advocacy.

Baca juga: 5 Contoh Brand Activation yang Menarik & Kreatif

Cara Membuat Content Pillar yang Relevan

jenis content iklan OOH.JPG

Source: Doc. StickEarn - Content iklan Miniso di luar ruang bersama StickEarn.

Dalam pembuatan content marketing, diperlukan perumusan yang mendalam agar output yang dihasilkan relevan dengan bisnis sekaligus memberikan dampak yang menguntungkan. Lalu, bagaimana cara membuat pilar konten pemasaran yang tepat itu?Mari langkah-langkah pembuatan content pillar berikut ini.

1. Identifikasi Nilai dan Tujuan Brand

Sebelum terjun ke dalam pembuatan konten, terlebih dahulu bagun pemahaman yang jelas tentang nilai dan tujuan brand, seperti tema, pesan, dan prinsip utama yang mendefinisikan identitas merek Anda. Dengan menyelaraskan pilar konten dan nilai brand, maka pesan pada konten maupun iklan Anda akan lebih relevan dan bisa diterima target audiens Anda.

2. Lakukan Riset Audiens

Langkah selanjutnya adalah memahami audiens agar bisa membuat konten yang sesuai dengan preferensi mereka. Lakukanlah riset konsumen secara menyeluruh untuk mendapatkan informasi mengenai demografi, minat, dan aspirasi audiens Anda. Jika sudah memahaminya, maka penyesuaian konten akan dengan mudah Anda lakukan.

3. Tentukan Topik atau Tema Utama

Setelah Anda memiliki pedoman yang jelas tentang nilai-nilai brand dan informasi audiens Anda, kategorikanlah topik atau tema utama yang sekiranya cocok dengan identitas merek dan minat audiens tadi. Nantinya topik tersebut akan membantu Anda dalam pembuatan konten yang relevan dan menarik.

4. Tentukan Format dan Saluran Konten

Dengan topik dan tema utama yang sudah ada, tentukan format dan saluran konten apa yang paling tepat untuk menyampaikan pesan Anda secara efektif. StickFriends dapat mempertimbangkan media promosi offline- to-online yang memiliki kemampuan untuk melipatgandakan brand awareness, sehingga iklan yang Anda buat tidak hanya muncul secara offline tetapi juga secara online.

5. Buat Kalender Konten

Langkah terakhir dalam pembuatan content planning adalah merencanakan dan menjadwalkan pilar konten menggunakan kalender. Kalender konten ini akan sangat membantu StickFriends dalam mengatur dan mengelola konten.

Terlebih lagi jika Anda sudah merencanakannya dari jauh-jauh hari. Anda dapat mengantisipasi konten yang sedang tren di saat itu, sekaligus memaksimalkan promosi bisnis Anda.

Manfaat Content Pillar

Content pillar, dapat membantu Anda untuk tetap fokus pada topik yang relevan dengan audiens, sehingga memungkinkan Anda untuk menarik pengikut baru dengan memberikan nilai tambah yang konsisten.

Content planning juga bisa membantu brand dalam mempertahankan konsistensi penyampaian pesan dan citra bisnis. Selain itu, juga memudahkan Anda dalam merencanakan dan membuat konten promosi baru.

Promosikan Konten Anda dengan Offline-to-Online

Setelah membaca artikel di atas, Anda pasti sudah memahami bagaimana content pillar dapat membantu brand dalam menyelaraskan visi misi dan konten yang disukai oleh target audiens Anda. Tentu saja, sebab pembuatan pilar-pilar konten membuat Anda jadi lebih terarah dalam menyuguhkan konten yang sesuai.

Namun, pemilihan media pemasaran untuk publikasi konten yang sudah Anda buat juga tidak kalah penting. Anda harus memilih saluran pemasaran yang tepat dalam menyebarluaskan konten promosi kepada khalayk.

Sebagai saran, Anda bisa menyerahkan hal itu kepada StickEarn. Kami siap membantu Anda menampilkan konten secara omnichannel menggunakan iklan Offline-to-Online atau O2O.

Iklan ini menggabungkan media iklan luar ruang dan platform digital untuk meningkatkan visibilitas dan awareness bisnis Anda melalui konten yang telah Anda buat. Dengan media iklan O2O, Anda bisa mendapatkan data audiens yang relevan pada area cakupan yang spesifik & strategis.

Tertarik untuk beriklan? Silakan klik banner di bawah untuk langsung bekerja sama atau pelajari lebih lanjut produk-produk StickEarn terlebih dahulu.

CTA Banner Blog - 01.png