Sebagai pebisnis penting bagi Anda untuk mempromosikan produk menggunakan berbagai media pemasaran. Selain dapat membantu strategi pemasaran, promosi juga membuat produk Anda makin orang kenal.

Saat ini ada banyak jenis iklan yang bisa Anda gunakan, mulai dari jenis offline, seperti iklan OOH yang kini banyak para pemasar gunakan atau iklan online (digital) yang menawarkan promosi di media sosial, entah itu di Meta (IG dan FB) dan TikTok. Namun, tidak hanya jenis periklanan tersebut saja yang bisa Anda gunakan.

Seiring berkembangnya tren pemasaran produk, muncullah 4 jenis iklan yang secara efektif dapat Anda manfaatkan untuk promosi. Jenis ini juga mampu mendatangkan interaksi langsung dan meningkatkan omzet penjualan produk Anda. Lantas, apa sajakah jenis-jenis iklan itu? Simak pembahasan StickEarn di bawah ini!

Simak juga Case Studies dari berbagai brand yang beriklan menggunakan OOH dan DOOH:

Jenis Iklan Berdasarkan Fungsinya

membuat iklan yang sesuai jenis.jpg

Source: Freepik – Apa saja yang termasuk ke dalam jenis iklan?

Ada berbagai jenis iklan berdasarkan fungsinya yang bisa Anda temui di media promosi, baik promosi produk di online maupun offline marketing. Adapun tipe iklan berdasarkan fungsinya terdiri dari beberapa bagian, di antaranya ialah:

1. Iklan Pengumuman

Tipe iklan pertama yang ingin kami kenalkan ialah iklan pengumuman yang berupa informasi atau pemberitahuan untuk audiens tertentu. Tujuan iklan ini hadir agar masyarakat mendapatkan informasi dan mengetahui tentang suatu kegiatan atau kejadian serta mampu menarik minat mereka.

Contoh dari iklan pengumuman dapat Anda temui di mading (majalah dinding), media sosial, dan lain-lain. Intinya, iklan ini menyampaikan informasi terkait pengumuman mengenai pertandingan suatu acara atau event tertentu.

2. Iklan Permintaan

Jenis iklan selanjutnya adalah permintaan. Iklan permintaan biasanya berkaitan dengan lowongan pekerjaan. Hal ini terjadi karena pembuat iklan membutuhkan sebuah barang atau jasa dari orang atau pihak lainnya. Jadi, pihak pembuat akan memberikan penawaran dan mengajak audiens untuk mau bekerja dengannya.

3. Iklan Penawaran

Selanjutnya adalah iklan penawaran atau iklan niaga. Iklan ini berisikan penawaran mengenai sebuah produk atau jasa yang brand atau organisasi berikan kepada masyarakat luas.

Sesuai dengan namanya, tujuan dari iklan tersebut adalah untuk menawarkan produk atau jasa kepada target market agar mereka mau membeli dan menggunakannya.

Contoh iklan penawaran adalah iklan jualan makanan, minuman, kosmetik, jasa kurir, jasa ojek online, dan masih banyak lagi.

4. Jenis Iklan Layanan Masyarakat

Jenis iklan berdasarkan fungsinya yang terakhir adalah iklan layanan masyarakat. Kebanyakan pengiklan yang menggunakan iklan ini adalah instansi pemerintahan. Namun, tak sedikit juga brand besar yang menggunakan iklan nonkomersial guna menyukseskan promosi mereka.

Tujuan iklan tersebut para pemasar buat ialah untuk memberikan dorongan, sosialisasi, peringatan, dan mengingatkan masyarakat tentang suatu hal tertentu. Jadi, audiens pun akan aware terhadap informasi yang pengiklan sampaikan.

Gaya bahasa iklan layanan masyarakat biasanya tampil sederhana. Kalimat yang pembuat iklan gunakan straight to the point (terkadang juga emosional atau menyentuh) dan pesannya berisi ajakan untuk menggunakan maupun mengedukasi masyarakat terlebih dahulu baru menawarkan produknya..

Contoh dari iklan nonkomersial adalah iklan mengenai pentingnya hidup sehat, bahaya narkoba, himbauan mengenai suatu wabah penyakit, dan himbauan untuk memperhatikan kecepatan kendaraan. Jenis yang satu ini dapat Anda temukan secara online dalam akun NGO maupun offline di tempat-tempat tertentu.

Baca juga: Contoh Iklan Layanan Masyarakat yang Menarik

Jenis Iklan Berdasarkan Medianya

jenis iklan berdasarkan medianya apa saja.png

Source: Doc. StickEarn – Ada beberapa jenis iklan berdasarkan medianya, mulai dari iklan luar ruangan, elektronik, hingga internet.

Apa saja jenis iklan berdasarkan medianya? Jenis-jenis iklan berdasarkan medianya tersebut dibagi menjadi empat kategori. Berikut penjelasan dan contoh jenis iklan berdasarkan media:

1. Jenis Iklan Luar Ruangan

Iklan yang ramai para pemasar gunakan untuk memaksimalkan promosinya ialah jenis iklan luar ruangan yang dapat ditemui di jalan. Iklan satu ini menargetkan audiens yang berada di luar rumah.

Melihat dari jenisnya, iklan tersebut dapat masuk dalam kategori iklan cetak, tetapi melihat dari tempat iklan Out-of-Home berada, iklan luar ruang lebih sering dikategorikan sebagai iklan outdoor.

Jenis iklan tersebut juga memiliki target dan segmentasinya sendiri, yaitu konsumen yang berada di luar rumah, baik yang berkendara, menunggu angkutan, atau seorang pedestrian.

Contoh iklan OOH beragam bentuknya, seperti spanduk, baliho atau iklan billboard, poster, wall painting, dan videotron. Lalu, ada juga berjenis iklan di kendaraan, seperti iklan di mobil, motor, kereta, maupun bus. Jenis iklan di kendaraan sering brand manfaatkan untuk menyebarluaskan awareness kepada khalayak yang ada di jalan.

Pemasaran OOH tidak hanya terbatas pada jenis tersebut saja, tetapi ada juga layanan digital atau disebut DOOH (Digital Out-of-Home), seperti MobileLED Advertising, Mobile Showcase, dan Billboard 3D. Ciri-ciri iklan digital di luar ruang ini memungkinkan brand untuk membuat iklan OOH yang lebih menarik dan dapat diukur.

2. Contoh Penerapan Jenis Iklan di OOH

Ada banyak brand yang beriklan di media tersebut, contohnya ialah iklan Nivea yang menggunakan salah satu jenis iklan luar ruang, yaitu motor dan helm sebagai promosi. Nivea menampilkan iklan di papan belakang motor, kemudian me-wrapping helm pengemudi dan penumpang dengan stiker iklan mereka.

Nivea juga memanfaatkan konvoi marketing yang menyewa beberapa unit motor beserta helm yang sudah dipasangkan iklan untuk iring-iringan di jalan selama beberapa jam di jalan. Tujuan dilakukan konvoi ini ialah agar masyarakat lebih aware terhadap campaign produk mereka.

Case lainnya ialah campaign DOOH berupa brand activity dari Chocomory bersama StickEarn. Brand ini melakukan sampling product di luar ruang yang sangat menarik menggunakan Mobile Showcase. Penggunaan Mobile Showcase berpotensi mengundang perhatian dan dapat langsung melibatkan konsumen, sehingga mereka tertarik untuk membeli produk dari Chocomory.

Tak hanya itu, terdapat brand lainnya yang juga memanfaatkan media iklan luar ruang, yaitu Sprite. Sprite melakukan brand sampling product sebanyak 300 produk dengan menggunakan iklan di Car Advertising. Kegiatan sampling ini juga dibantu oleh salah satu mitra, yaitu Driver Grab. Brand Sampling ini dibagikan oleh driver Grab kepada customer penumpang Grab.

Strategi iklan ini menarik karena sampling mampu mengenalkan produk secara langsung kepada konsumen tanpa mereka harus membeli. Jika konsumen sudah mengenal dan menjajal produk Anda, maka tidak menutup kemungkinan mereka akan melakukan pembelian.

Baca Juga: Perbedaan DOOH dan OOH Advertising yang Harus Diketahui

2. Iklan Media Cetak

Selanjutnya adalah iklan media cetak yang dibagi menjadi tiga, yaitu iklan baris, kolom, dan display. Iklan cetak adalah iklan yang pemasangan dan pembuatannya dilakukan dengan cara dicetak.

Beberapa ketentuan dalam iklan cetak ialah memiliki empat baris dan tidak lebih dari satu kolom iklan. Sementara, iklan kolom jauh lebih besar daripada iklan baris. Selain itu, iklan cetak biasanya memiliki ukuran yang besar dan luas.Bila dilihat dari contohnya, ada beberapa contoh iklan di media cetak yang bisa Anda ketahui, di antaranya koran, majalah, buletin, selebaran, poster, dan lain sebagainya.

Untuk konten iklan yang tayang di media tersebut juga beragam, mulai dari iklan pemberitahuan acara, lowongan pekerjaan, maupun komersial. Nah, jika Anda tertaik atau mau baca lebih lanjut mengenai iklan ini, Anda bisa membaca lebih lanjut melalui “Iklan Kolom: Pengertian, Contoh, dan Manfaatnya untuk Pemasaran”

3. Iklan Elektronik

Berikutnya adalah iklan elektronik yang penyampaiannya melalui alat elektronik seperti iklan televisi dan radio. Iklan radio hanya menggunakan suara tanpa visual karena itu biasanya iklan televisi jauh lebih menarik.

Iklan televisi juga lebih detail dan memiliki peluang lebih besar menarik minat audiens. Contoh iklan elektronik adalah iklan layanan masyarakat untuk peduli pada lingkungan di radio.

Contoh lainnya dari iklan elektronik, yakni iklan mengenai produk minuman isotonik di televisi, minuman penyegar dahaga, dan lain-lain.

4. Iklan Internet

Jenis iklan berdasarkan media berikutnya ialah iklan internet. Sesuai namanya, iklan ini menggunakan media di internet untuk menyampaikan informasi.

Beberapa iklan yang tampil dalam media ini biasanya tayang di media sosial, blog, dan website. Iklan ini memiliki peluang yang besar dan efektif karena saat ini orang cenderung tidak bisa jauh dari internet di kehidupan sehari-hari.

Iklan internet dapat masuk dalam kategori elektronik. Contohnya adalah iklan sponsor di media sosial, iklan endorsement di media sosial, iklan berbentuk banner di website atau blog, dan masih banyak lagi.

5. Iklan Digital di Aplikasi

Selain iklan internet, jenis iklan berdasarkan medianya juga hadir di platform digital, yaitu berbentuk aplikasi. Iklan tersebut tayang di salah satu aplikasi yang pengiklan pilih, entah di aplikasi nonton, mendengarkan musik, dan lain-lain.

Tampilan iklan ini juga dapat pengiklan sesuaikan. Anda bisa membuat iklan digital dengan single image, video pendek, atau video cerita. Lalu, sesi penayangannya dapat Anda atur sesuai keinginan.

Iklan digital dapat tayang di awal, di tengah-tengah, atau bahkan di akhir. Hal itu bergantung pada keinginan dan riset kebiasaan pengguna dari aplikasi yang Anda incar.

6. Iklan Film

Seperti yang Anda tahu bahwa saat ini industri periklanan mengalami perkembangan yang signifikan. Selain iklan tampil di media yang sudah kami sebutkan di atas, iklan juga saat ini dapat tayang di film.

Lebih lanjut lagi, iklan film tayang di dalam film atau sinema berupa promosi secara langsung dalam dialog antartokoh atau sekadar tampil di-frame film saja. Contoh dari iklan film dapat Anda lihat melalui iklan kopi di drama “Vincenzo”.

Produk permen kopi tersebut membuat iklan yang smooth dengan masuk ke dalam dialog antartokoh. Alih-alih membicarakan sesuatu, si tokoh utama dari serial tersebut juga turut mempromosikan Kopiko.

Jenis Iklan Berdasarkan Tujuannya

tujuan iklan adalah untuk menginformasikan sesuatu.jpg

Source: Freepik – Tujuan mengetahui jenis iklan adalah untuk mendukung promosi bisnis.

Kategori berikutnya adalah jenis jenis iklan berdasarkan tujuannya terbagi menjadi dua bagian. Berikut adalah penjelasan dan contohnya:

1. Iklan Komersial

Pertama adalah iklan komersial yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan, seperti meningkatnya penjualan produk atau jasa.

Terdapat tiga macam iklan komersial, yakni iklan pemasaran yang menargetkan konsumen secara langsung, iklan bisnis yang bertujuan untuk mencari relasi atau mitra, dan iklan profesional yang bertujuan untuk mencari keuntungan di kalangan profesional.

Ada banyak contoh iklan komersial, tetapi agar Anda lebih paham, Anda bisa melihatnya melalui iklan komersial Yakult, Indomie, Dove, Pepsodent, dan lain-lain.

Umumnya, iklan-iklan dari produk tersebut brand kemas secara hard selling guna menyasar tujuan bisnis yang ingin mereka capai.

2. Iklan Non-Komersial

Jenis iklan yang terakhir adalah non-komersial. Tujuan dibuatnya iklan nonkomersial adalah untuk memberikan informasi, peringatan, atau sosialisasi pada masyarakat dan tidak untuk mendapatkan keuntungan.

Contoh dari iklan non komersial ini ialah iklan stop merokok, ayo cuci tangan menggunakan sabun, fokus berkendara, imbauan membuang sampah, dan lain sebagainya.

Jenis Iklan Berdasarkan Sifatnya

Jenis selanjutnya yang wajib Anda kethaui ialah iklan berdasarkan sifatnya. Jenis iklan dengan kategorisasi tersebut dibagi menjadi beberapa bagian, di antaranya ialah:

  • iklan komersial, yaitu iklan yang bersifat menjual produk secara langsung kepada konsumnen. Contoh jenisnya, seperti iklan konsumen, iklan antarbisnis, iklan perdagangan, iklan pengecer, dan iklan resposn langsung.
  • Iklan public relations
  • iklan institusi
  • iklan layanan masyarakat
  • iklan lowongan pekerjaan
  • iklan identitas korporat

Baca Juga: 5 Jenis Iklan di Bandara yang Efektif untuk Promosi

Ciri-ciri Iklan

Sebelum Anda mengetahui jenis iklan apa saja, penting untuk memahami ciri dari suatu iklan. Dengan memahaminya, Anda akan lebih mudah dalam memilih iklan yang tepat untuk pemasaran produk. Berikut adalah ciri iklan yang wajib Anda ketahui dan pahami:

1. Memiliki Isi yang Jelas

Isi sebuah iklan akan terbaca dengan jelas dan seringkali pemasar kemas menggunakan kalimat yang singkat. Hal ini penting untuk Anda perhatikan karena untuk memudahkan target audiens dalam membaca iklan tersebut.

Jika audiens paham terhadap iklan Anda, secara tidak langsung audiens pun dapat memutuskan apakah akan membeli produk yang Anda tawarkan atau tidak.

2. Bahasa yang Sederhana

Dalam iklan harus menggunakan bahasa iklan yang mudah dipahami dan menarik. Sebab, tujuan dari iklan adalah menarik target audiens untuk membeli produk yang sedang brand iklankan.

Menggunakan bahasa iklan yang mudah orang cerna dan menarik juga akan membuat target audiens mengingat produk bisnis Anda. Agar Anda paham mengenai bagaimana membuat kalimat iklan persuasif dan menarik tersebut, Anda bisa pelajari caranya dari 10 Formula dalam Copywriting.

3. Dikemas dengan bahasa yang Membujuk

Suatu iklan juga pada umumnya memiliki bahasa yang membujuk dan seolah mengajak pembaca untuk menarik simpati pembaca agar membeli produk.

Cara ini cukup efektif karena dengan mengajak juga secara langsung melibatkan pembaca agar mau membeli produk Anda. Karena itu, Anda pun wajib mempelajari teknik pemasaran hard selling dan soft selling agar bisa membuat bahasa iklan yang membujuk audiens.

Sudah Paham tentang Apa Saja Jenis Iklan?

Sekarang, Anda sudah tahu mengenai jenis-jenis iklan, contoh, dan perannya dalam bisnis. Kini saatnya Anda membuat iklan berdasarkan jenis tersebut secara tepat, ya.

Sebab, memilih iklan berdasarkan jenis atau tipenya akan membantu Anda mengoptimalkan promosi. Dengan begitu, iklan yang Anda tayangkan akan lebih berdampak untuk penjualan.

Tak perlu bingung bagaimana cara mempromosikan iklan, Anda dapat memasarkannya melalui StickEarn. Sebagai perusahaan iklan luar ruang terbaik, kami menyediakan layanan jasa iklan OOH, seperti Transportation Advertising, DOOH Advertising, dan Digital Platform Advertising yang dapat menjadi pilihan dalam beriklan.

Selain itu, Anda juga bisa beriklan di luar ruangan dengan memanfaatkan layanan placemaking advertising, seperti marketing offline yang menarik di berbagai titik strategi. Bila tetarik, silakan konsultasikan ide atau langsung beriklan bersama kami dengan klik banner di bawah. Namun, kalau masih bingung, pelajari dullu produk-produk StickEarn.

CTA Banner Blog - 02.png