Saat Anda sedang berkendara di jalan raya, menunggu di halte, atau melintas di pusat kota, hampir pasti Anda melihat berbagai iklan luar ruang yang menarik di jalan. Contohnya dari billboard besar di pinggir tol, LED digital di gedung-gedung tinggi, hingga branding di kendaraan, semuanya tidak bisa di-skip.
Itulah yang disebut sebagai iklan OOH. OOH adalah singkatan dari Out-of-Home Advertising, yaitu bentuk iklan luar ruang yang ditempatkan di area publik untuk menjangkau audiens saat mereka beraktivitas di luar rumah. Berbeda dengan iklan digital yang muncul di layar personal, media OOH hadir secara fisik di lingkungan nyata dan menjadi bagian dari perjalanan sehari-hari konsumen.
Menariknya, presentasi World Out-of-Home (OOH) Conference menyebutkan kalau sebanyak 58% konsumen mengaku lebih percaya pada iklan luar ruang daripada platform lainnya. Angka ini menunjukkan bahwa OOH Advertising bukan sekadar media visual iklan di jalan, tetapi juga saluran pemasaran yang kredibel dan efektif dalam membangun kepercayaan dan mendorong keputusan pembeli.
Lalu, mengapa semakin banyak brand memanfaatkan media OOH dalam strategi marketing mereka? Bagaimana cara kerja dan apa saja jenis iklan OOH tersebut? Yuk, simak di bawah ini.
Apa Itu OOH Advertising?
Source: Freepik – Pengertian OOH advertising iklan.
Sampai saat ini, banyak perusahaan yang masih menganggarkan budget marketing-nya untuk tetap beriklan menggunakan Out of Home Advertising. Mengapa? Alasannya sederhana.
Iklan luar ruang atau lebih dikenal dengan istilah OOH advertising adalah media iklan yang menargetkan orang-orang yang berada di luar rumah. Periklanan OOH lebih banyak ditemukan di area ramai, seperti halte, pinggiran jalan raya, bandara, area transit, stadion, bioskop, dan area-area publik lainnya.
Jenis promosi produk tersebut dinilai lebih mampu menyampaikan penawaran Anda secara mendalam kepada khalayak umum. Selain itu, kini media promosi yang berada di luar ruangan ini juga dapat membantu brand mengembangkan kreativitas, sehingga dapat mengkreasikan iklannya sesuai kebutuhan kampanye iklan mereka.
Jenis-Jenis Media OOH yang Wajib Dipahami
Sebelumnya, Anda sudah mulai mengetahui bahwa OOH adalah iklan visual yang berada di area publik. Tujuan dari jenis iklan ini memang khusus untuk menargetkan masyarakat umum yang sedang melakukan suatu aktivitas di luar rumah.
Contoh iklan yang tergolong sebagai jenis OOH adalah papan promosi di ruang publik seperti OOH billboard, banner, display, sampai iklan di kendaraan yang hadir di kaca belakang mobil dan papan motor. Agar lebih jelas, simak pembahasan kami di bawah ini, ya.
1. Billboard
Source: Doc. StickEarn – Contoh OOH advertising pada billboard.
Salah satu jenis iklan luar rumah yang paling sering Anda jumpai adalah billboard. Pada dasarnya, billboard merupakan jenis iklan cetak berskala besar. Tujuannya ,tak jauh berbeda dari media iklan pada umumnya, yakni untuk memasarkan produk, brand, profil perusahaan atau bisnis, hingga kampanye tertentu.
Sejak lama, papan iklan ini memang sudah jadi andalan banyak perusahaan bahkan sampai detik ini. Saat ini, billboard tidak lagi sebatas model iklan cetak biasa dan sudah banyak yang tersedia dalam bentuk digitalnya.
Sesuai dengan fungsi asalnya sebagai jenis iklan OOH, iklan di billboard biasanya terpampang di area-area ramai, seperti jalan raya, samping jalan tol, dan lokasi publik lainnya. Jika suatu saat Anda ingin memasang iklan billboard, pilih area jalan yang sering mengalami kemacetan atau di dekat lampu lalu lintas. Biasanya, semakin ramai lokasinya, maka semakin tinggi pula harga penempatannya.
2. Point-of-Sale Display
Source: Freepik – Contoh OOH advertising indoor.
Contoh OOH ads berikutnya adalah point-of-sale display atau POS. POS merupakan jenis iklan luar rumah versi indoor yang sering bisa Anda jumpai di dekat kasir.
Area kasir menjadi salah satu tempat yang efektif untuk memasang iklan. Di area tersebut, orang-orang yang antri cenderung mengamati area-area di sekitarnya sampai mendapat giliran pelayanan kasir.
Itulah mengapa, wilayah kasir selalu ada iklan-iklan produk untuk memanfaatkan perhatian pembeli yang sedang mengantri. Dengan adanya POS, orang-orang akan termotivasi untuk membaca iklan sampai tuntas untuk mengenali jenis produk dalam iklan tersebut.
Selain itu, jenis iklan POS juga mampu menggerakkan hasrat beli seseorang, sehingga membuat mereka terhasut untuk memasukkan produk iklan tersebut ke dalam keranjang atau troli belanjanya.
3. Iklan pada Sarana Publik
Source: Freepik – Contoh OOH advertising pada ruang transit.
Sarana publik seperti taman, halte, dan tempat publik lainnya juga menjadi tempat yang ideal untuk memasang iklan OOH. Sekilas, promosi di ruang publik memang mirip dengan jenis iklan billboard.
Faktor yang membedakan kedua jenis iklan terletak pada cara pengaplikasian dan letak posisinya. Jika iklan billboard merupakan papan iklan yang ada di area publik, maka jenis iklan ini lebih merujuk pada bentuk sarana publik itu sendiri.
Umumnya, orang-orang hanya akan melewati iklan billboard dan memperhatikannya secara sekilas. Untuk jenis OOH campaign ini, masyarakat umum benar-benar menggunakan sarana tersebut berdasarkan kepentingan tertentu. Contohnya, orang yang sedang duduk di halte bus akan lebih mungkin untuk memperhatikan setiap detail iklan yang terpampang di sana.
4. Iklan pada Kendaraan Umum
Source: Doc. StickEarn – Contoh OOH advertising di kendaraan umum.
Tak banyak yang menyadari bahwa OOH brand juga bisa Anda temukan di kendaraan umum. Contoh OOH yang satu ini disebut sebagai iklan di kendaraan.
Umumnya, jenis iklan tersebut terpasang dalam bentuk stiker atraktif pada seluruh bagian kendaraan atau bagian kaca belakang. Beberapa contoh kendaraan umum yang menjadi media pemasangan iklan luar rumah adalah taksi, Elf, bus, KRL, MRT, dan sebagainya.
Daripada jenis sebelumnya, jenis OOH Advertising yang tampil di kendaraan, seperti pasang iklan di KRL atau promosi lewat Bus Advertising, terbilang lebih efektif karena dapat menjangkau orang yang menetap atau sedang menunggu. Lalu, juga dapat dijangkau oleh orang yang lewat dan orang-orang yang dilalui oleh kendaraan umum.
Selain itu, jenis iklan tersebut juga bisa mencuri perhatian pengendara lain. Misalnya, audiens yang sedang terjebak macet atau sekedar menanti hijaunya lampu lalu lintas.
Keunggulan lainnya, iklan transportasi adalah mobilitasnya. Berbeda dengan billboard yang statis, transit Advertising bergerak mengikuti rute kendaraan dan menjangkau audiens di berbagai titik kota. Hal ini membuat jangkauan impresi menjadi lebih luas dan dinamis. Media ini sangat efektif untuk menjalankan kampante brand awareness di kota besar dengan tingkat mobilitas tinggi.
5. DOOH Advertising
Digital Out-of-Home (DOOH) adalah evolusi dari media OOH yang menggunakan layar digital seperti LED, videotron, atau panel interaktif. Berbeda dengan billboard statis, DOOH Advertising memungkinkan konten berubah secara dinamis sesuai waktu, lokasi, bahkan kondisi tertentu seperti cuaca atau event.
Salah satu keunggulan utama DOOH adalah fleksibilitas dan kemampuan integrasi data. Brand dapat menayangkan beberapa materi iklan dalam satu lokasi, mengatur jadwal tayang berdasarkan jam sibuk, serta mengoptimalkan pesan sesuai audiens di waktu tertentu. Inilah yang membuat DOOH semakin populer dalam strategi pemasaran berbasis data.
Selain itu, DOOH membuka peluang integrasi dengan kampanye digital melalui QR code, augmented reality, hingga retargeting dengan sosial media. Dengan pendekatan ini, OOH tidak lagi berdiri sendiri sebagai media offline, melainkan menjadi bagian dari strategi omnichannel marketing yang terukur dan strategis.
Baca juga: Begini Cara Branding Produk di Billboard Advertising
6. Experiential Marketing

Source: Dokumentasi StickEarn – OPPO beriklan di OOH dengan menggelar pameran offline yang berlokasi di mBloc, Blok M, Jakarta Selatan
OOH tidak lagi hanya tentang iklan di billboard statis atau LED digital. Brand kini semakin banyak menggabungkan media OOH dengan experiential marketing untuk menciptakan pengalaman langsung yang berkesan bagi audiens. Jika OOH adalah media yang membangun visibilitas, experiential marketing adalah pendekatan yang membangun keterlibatan emosional.
Sederhananya, jenis iklan yang satu ini seperti event marketing offline yang Anda buat untuk menggelar acara interaktif dengan konsumen. Namun, experiential marketing lebih fokus kepada pengalaman yang akan brand berikan kepada konsumen. Lewat pendekatan ini, konsumen tidak hanya melihat iklan, tetapi juga merasakan, mencoba, dan berpartisipasi langsung.
Experiential marketing juga mendukung strategi omnichannel. Aktivasi offline dapat diperkuat dengan kampanye digital melalui hashtag, QR code, atau retargeting ads. Dengan demikian, OOH tidak lagi berdiri sendiri sebagai media exposure, melainkan menjadi bagian dari ekosistem pemasaran terintegrasi.
Contoh iklan di luar ruang dengan konsep experiential marketing ialah Sunsilk. Brand tersebut memanfaatkan ruang publik, Terowongan Kendal sebagai sarana membuat instalasi iklan yang nampak megah dan tak terabaikan.
Brand menyulap Terowongan Kendal bak negeri dongeng. Area itu dihiasi bunga-bunga dan wangian yang jauh dari promosi iklan semata. Pengunjung yang melalui area Kendal dapat menikmati pengalaman berkesan. Mereka dapat foto-foto di area booth, berbelanja, dan menghias rambut dengan Hair Care Stylists.
Dengan begitu, experiential marketing bukan sekadar pelengkap dalam strategi beriklan OOH, tetapi dapat menjadi pusat dari kampanye yang menggabungkan awareness, engagement, dan conversion dalam satu eksekusi terpadu.
Manfaat Beriklan di OOH
Selain efektif dalam menyampaikan pesan promosi, iklan OOH juga memiliki beberapa kelebihan lain yang menguntungkan bisnis. Berikut ialah kelebihannya yang wajib Anda ketahui, di antaranya sebagai berikut.
- Meningkatkan visibilitas promosi dan brand awareness.
- Dapat ditayangkan di berbagai lokasi strategis.
- Mendukung kreativitas pengiklan dengan ukurannya yang besar dan visual yang atraktif.
- Dapat menargetkan audiens tertentu dan menghasilkan interaksi langsung dengan pelanggan.
- Bisnis akan mendapatkan insight baru dari interaksi pelanggan tersebut.
Untuk memahami lebih dalam mengenai keuntungan iklan ini, StickFriends dapat membaca artikel Alasan Brand Perlu Memanfaatkan Digital OOH sebagai Media Beriklan.
Tren Iklan OOH dan Hal Terpenting dalam Beriklan
Setelah mengetahui apa itu OOH advertising, kini saatnya Anda memahami fakta periklanan secara lebih luas. Penggunaan OOH memang jadi andalan perusahaan untuk membuat campaign marketing yang menarik bagi bisnis mereka.
Semenjak masuknya transformasi digital, pihak pengiklan sudah mulai beralih ke mode iklan digital demi bisa menjangkau masyarakat luas. Meski begitu, pemanfaatan iklan luar rumah tetap eksis sampai sekarang hingga dapat Anda gunakan untuk mengombinasikan OOH dan DOOH sebagai kampanye omnichannel.
Berkat transformasi itu, Anda bisa beriklan di luar ruang, kemudian melakukan retargeting audience OOH ke dalam ekosistem digital. Di StickEarn, Anda bisa melakukannya dengan memanfaatkan Offline-to-Online Advertising atau O2O.
Terkait pemasaran O2O, dapat Anda simak melalui artikel “Mengenal O2O Channel, Media Promosi Produk Paling Masif”. Dalam artikel tersebut, StickEarn telah menjelaskan tentang apa itu O2O dan bagaimana cara kerjanya.
Berdasarkan adanya tren periklanan saat ini, Anda juga perlu memahami beberapa fakta seputar dunia pemasaran yakni:
- Pemasaran konten (content marketing) akan tetap menjadi cara promosi paling efektif.
- Data analitik dan metrik sangat penting dalam mengukur efektivitas iklan dan upaya pembetulan anggaran.
- Keberagaman dan kesetaraan menjadi sorotan menarik dalam pemasaran.
- Aspek lingkungan juga efektif dalam mempengaruhi pikiran dan tindakan konsumen terhadap suatu brand.
- Pahami dan prediksi perilaku konsumen untuk menghasilkan strategi pemasaran yang baik.
Ingin Pasang Iklan OOH?
Setelah mempelajari apa itu iklan luar ruang, Anda pasti sudah memahami bahwa pemasaran ini memiliki banyak media penempatan yang efektif untuk menyasar audiens luas. Adapun penempatannya, di antaranya ialah di transportasi, billboard digital, LED display, iklan transit di kendaraan umum, hingga event marketing interaktif.
StickFriends dapat memilih salah satu tipe creative OOH advertising di atas sesuai dengan target audiens yang ingin dituju. Setiap media iklan memiliki manfaat dan kelebihan masing-masing.
Nah, jika Anda sudah yakin ingin beriklan di media ini, Anda bisa bekerjasama dengan StickEarn, perusahaan OOH terbaik di Jakarta. Kami dapat membantu Anda memberikan konsultasi kreatif dan mewujudkan iklan OOH yang Anda inginkan. Jika tertarik, silkan klik banner di bawah ini untuk langsung bekerjasama atau pelajari produk-produk OOH StickEarn terlebih dahulu.





