News

Mengenal Native Advertising dan Banner Advertising

Monday, 24 August 2020
Let everyone know!

Apa itu Native dan Banner Advertising? Sudah familiar kah dengan jenis iklan yang satu ini?

Istilah Native advertising atau biasa disingkat menjadi native ads mulai populer sejak tahun 2013 lalu. Native ads pada dasarnya adalah konten iklan berbayar yang dapat ditampilkan di media-media online dalam bentuk foto, video, konten multimedia atau bahkan artikel editorial. Native ads menjadi pilihan yang dianggap aman, tidak intrusif dan tidak mengganggu kenyamanan pengguna online.

native-advertising-banner-1.png source: https://www.outbrain.com/blog/boost-mobile-app-signups/

Tujuan dari Native Ads adalah untuk meyakinkan pelanggan, melalui ajakan yang pelanggan (atau calon pelanggan) baca dari media mobile mereka. Umumnya, native ads disajikan dengan beberapa cara seperti:

Multimedia (Video atau Gambar): Dengan format video atau gambar, konten akan merujuk kepada brand yang dipromosikan. Misalnya, untuk brand fashion dengan tema Koleksi Musim Panas, dapat memperlihatkan gambar model yang mengenakan salah satu outfit terbaik dari fashion line tersebut dengan wajah yang riang, menimbulkan ketertarikan audiens untuk melihat lebih lanjut.

Advertorial: Artikel dalam blog, selain memberikan informasi atau edukasi, juga dapat bisa dikemas menjadi konten soft selling yang akan sampai kepada pembaca secara ‘halus’ namun efektif membuat audiens memahami brand yang akan dipromosikan. Biasanya konten yang disampaikan adalah informasi mengenai produk atau jasa dan manfaat produk brand tersebut, yang awalnya dikemas dalam bentuk konten informatif secara general. Konten soft selling ini disebut dengan Advertorial dan masuk ke dalam kategori Native Ads, karena tujuannya adalah mempersuasi atau meyakinkan calon pelanggan mengenai brand tersebut.

Call-to-action: Dalam konten multimedia atau advertorial (biasanya lebih sering di multimedia), konten iklan tidak hanya dikemas semenarik mungkin untuk menarik perhatian pengguna aplikasi online, tapi juga menyematkan link atau tautan sebagai ajakan kepada audiens untuk mengunjungi situs brand yang dipromosikan. Di landing page yang dituju, biasanya sudah dikemas untuk mengarahkan audiens kepada pembelian sebagai tahap akhir dari beriklan.

Jika Native Ads lebih ‘soft selling’ dan tidak terlihat sebagai iklan, lalu bagaimana jika kebutuhan advertisers adalah untuk beriklan secara langsung dan action oriented?

native advertising

Jawabannya adalah dengan Banner Ads. Banner Ads biasanya berbentuk atau spanduk dalam website atau iklan yang ditampilkan ke halaman website. Banner ads terdiri dari gambar (dalam format .jpg /.png /.gif) atau objek multimedia lainnya yang tidak mengandung banyak pesan, hanya beberapa copy dan direct untuk penjualan atau mengarahkan ke aksi yang diharapkan.

Fungsi dari Banner Ads biasanya untuk mengarahkan audiens kepada landing page yang telah disiapkan, tanpa ada background atau cerita sebelumnya. Pada dasarnya, audiens melihat gambar yang menarik, copy yang persuasif atau gambar yang menarik minat lebih, lalu mereka akan klik objek gambar atau multimedia yang muncul pada aplikasi atau website yang sedang dilihat, kemudian audiens akan ‘dibawa’ ke situs web pengiklan. Secara teknis, iklan yang dipresentasikan sederhana namun manfaatnya sangat penting untuk membuat user internet mengunjungi laman brand yang dipromosikan.

Lalu di mana advertisers atau brand dapat memasang iklan Banner Ads?

Jangan khawatir, StickEarn telah bekerjasama dengan beberapa aplikasi yang tinggi jumlah pengguna untuk dapat menyampaikan konten banner ads kamu secara tepat sasaran.

  • Grab In Apps: sebagai exclusive partner Grab, StickEarn juga bekerjasama dengan Grab untuk dapat mengintegrasikan iklan di mobil dan iklan berbentuk banner serta native di dalam aplikasi Grab

  • iFlix: Aplikasi video on demand ini menawarkan layanan iklan dalam bentuk video, splash ads, native ads, dan display banner di dalam aplikasinya.

  • Alodokter: Sebagai healthtech platform yang paling diminati saat ini, Alodokter memiliki 33 Juta lebih pengguna aplikasi dan menawarkan layanan iklan dalam bentuk premium banner, video, in-app tvc, native advertorial ads, dan infografik yang semuanya akan tayang dalam aplikasinya

  • SHAREit: Salah satu aplikasi transfer data dengan pengguna terbanyak ini, mencapai hingga 75 Juta pengguna di Indonesia, juga membuka layanan kepada brand untuk bisa beriklan di dalam aplikasi ini. Bentuk iklan yang ditawarkan adalah splash ads, home masthead, app takeover, dan custom solution

Bagaimana cara beriklan di aplikasi-aplikasi ini? StickEarn dapat membantu dan memberikan konsultasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan brand kamu. Selain itu, kamu juga dapat mengintegrasikan iklan digital dengan iklan out-of-home StickEarn agar dapat membantu pesan iklan lebih tersampaikan kepada pelanggan.

Saatnya mencoba digital advertising sebagai salah satu opsi beriklan dan manfaatkan kesempatan untuk tetap nyalakan brand kamu di hadapan ribuan pasang mata. Terus melaju dan pantang menyerah untuk majukan bisnis Anda dengan promosi yang tepat sasaran.

Tertarik untuk mencoba iklan digital secara gratis? Coba deh klik button di bawah ini untuk mengetahui bagaimana caranya

TERUS MELAJU

Get the latest updates !