Bagi sebagian pemasar, Ramadan bukan sekadar bulan suci, tetapi momentum emas yang sangat mereka nantikan. Lonjakan daya beli, perubahan pola konsumsi, hingga meningkatnya aktivitas masyarakat di bulan tersebut memperkuat mereka untuk menjalankan kegiatan pemasaran yang menarik.

Banyak aktivitas beriklan selama Ramadan yang brand lakukan secara matang dan terencana. Berbagai ide kampanye kreatif Ramadan bermunculan dengan sentuhan nilai kebersamaan, kepedulian, dan spiritualitas yang kuat. Tujuannya jelas, yaitu untuk menciptakan koneksi emosional dengan audiens sehingga brand tetap bisa menjadi top of mind sepanjang bulan tersebut.

Menariknya, riset Playlog Insight menyebutkan bahwa sekitar 51% brand memilih menjalankan kampanye dengan objektif awareness selama Ramadan. Artinya, alih-alih langsung mendorong konversi penjualan secara agresif, mereka lebih fokus membangun kesadaran merek dan persepsi positif terhadap produk maupun layanan. Sebab, selama bulan puasa konsumen lebih reflektif terhadap pesan komunikasi yang menyentuh hati.

Karena itulah, mempersiapkan strategi beriklan saat Ramadan tidak bisa Anda lakukan secara mendadak. Anda perlu merancang pesan yang kuat, relevan, dan selaras dengan nilai Ramadan sejak jauh hari. Dengan memilih media yang tepat dan pendekatan yang strategis, kampanye Ramadan Anda akan lebih konsumen lihat dan ingat. Apa yang harus dilakukan?

Baca Juga: Tentang Metaverse dan Dampaknya bagi Kehidupan

Beriklan di Luar Ruangan selama Ramadan

contoh iklan Ramadan dari Marie Regal

Source: Dokumentasi StickEarn — Iklan Ramadan dari Marie Regal di kereta commuterline

Memasuki Ramadan, mobilitas masyarakat meningkat secara signifikan. Masyarakat lebih aktif di luar rumah, entah untuk berbelanja, berkumpul untuk bukber atau sahur bersama, hingga menjalankan mudik jelang Idulfitri. Pastinya, area publik semakin padat dan hal tersebut memberikan peluang emas untuk memperkuat strategi pemasaran secara offline.

Dalam konteks ini, OOH bukan sekadar media pendukung, melainkan kanal utama untuk menjangkau audiens secara masif dan berulang. Iklan di motor dan mobil contohnya, mampu membantu Anda menembus kemacetan kota dan menjangkau berbagai titik strategis.

Sementara itu, beriklan di OOH transit, seperti di commuter line, mobileLED, hingga billboard di jalur arteri dan ring road efektif menangkap perhatian pengguna jalan yang memiliki dwell time lebih tinggi saat traffic padat menjelang berbuka puasa. Momentum ini membuat exposure iklan meningkat secara organik.

Karakter Ramadan yang identik dengan momen kebersamaan dan aktivitas di luar rumah menjadikan OOH sangat relevan. Ketika masyarakat bepergian untuk buka puasa bersama, berbelanja kebutuhan lebaran, atau melakukan perjalanan mudik, visual iklan yang kuat dan kontekstual akan lebih mereka ingat. Inilah mengapa banyak brand memanfaatkan iklan OOH untuk membangun awareness, relevansi, dan konversi penjualan.

Agar kegiatan beriklan selama bulan puasa melalui OOH berjalan optimal, pemilihan lokasi menjadi faktor krusial. Titik strategis beriklan seperti jalan protokol, akses menuju bandara dan stasiun, area sekitar pusat perbelanjaan, hingga jalur mudik memiliki potensi jangkauan yang luas dan beragam. Semakin tinggi traffic dan relevansi iklan, maka Anda akan makin diingat.

Manfaatkan Platform Digital

Di era serba digital, perilaku konsumen selama Ramadan juga ikut berubah. Waktu jeda, seperti menunggu berbuka dan sahur sering mereka manfaatkan untuk scrolling media sosial, menonton streaming, atau memesan makanan secara online. Inilah alasan mengapa banyak brand memadukan strategi OOH dengan digital untuk memperkuat efektivitas iklan Ramadan Anda.

Media digital dipercaya mampu menjangkau segmentasi audiens yang lebih presisi berbasis demografi, minat, hingga perilaku. Dengan strategi yang tepat, campaign Anda tidak hanya menjangkau banyak orang, tetapi juga menyasar konsumen yang benar-benar relevan dengan produk. Berikut beberapa kampanye iklan online yang bisa Anda manfaatkan untuk Ramadan:

  • Beriklan di OTT atau aplikasi layanan streaming musik demi menjangkau konsumen yang sedang menghabiskan waktu menunggu waktu berbuka puasa dengan nonton atau mendengarkan audio.
  • Menggunakan spot iklan di platform pesan antar makanan secara online karena selama berpuasa, ada target audiens yang mungkin saja malas memasak sehingga memanfaatkan platform tersebut.
  • Mengiklankan produk di aplikasi muslim penanda waktu sholat. Pastinya, iklan yang Anda buat bisa Anda tunjukkan ke pengguna yang karakteristiknya sesuai dengan target konsumen produk Anda.

Sesuaikan Pesan Iklan

copy iklan bulan puasa yang mennyentuh hati

Source: Dokumentasi StikckEarn – Contoh kalimat iklan OOH ketika Ramadan yang menyentuh hati dari Bear Brand.

Selain lokasi iklan dan platform digital, pesan iklan juga perlu Anda sesuaikan dengan nuansa Ramadan. Gunakan visual yang hangat, copy yang menyentuh, serta call-to-action yang relevan tanpa terasa agresif. Dengan kombinasi penempatan yang tepat dan pesan yang kontekstual, media OOH mampu menjadi senjata ampuh untuk memperkuat brand presence selama bulan suci.

Jika Anda bingung bagaimana membuat copy pemasaran, Anda bisa belajar caranya dengan menyimak artikel “Copy Iklan yang Menarik dan Menyentuh” ini. StickEarn telah membahas scara mendalam apa itu copy, contoh, dan cara membuat iklan OOH dengan bahasa yang menarik agar konsumen dengar.

Maksimalkan Ramadan untuk Memperkuat Kehadiran

Ramadan adalah bulan yang dinamis dengan mobilitas, dalam berbagai segmentasi, yang tinggi. Banyak perubahan terjadi di momentum ini, sehingga perlu Anda antisipasi dengan menjalankan perencanaan beriklan selama Ramadan yang terstruktur, relevan, dan matang.

Baik melalui media OOH yang mampu menjangkau audiens secara masif di titik-titik strategis maupun melalui digital campaign yang presisi dan berbasis perilaku. Keduanya memiliki peran penting dalam membangun awareness sekaligus memperkuat positioning brand. Tak hanya itu, banyak brand yang lebih berfokus pada membangun kedekatan emosional dan meningkatkan brand recall dibanding mendorong penjualan agresif.

Dengan strategi yang relevan dan matang, Ramadan tidak hanya menjadi periode peningkatan penjualan, tetapi juga waktu terbaik untuk memperkuat citra dan loyalitas brand dalam jangka panjang. Jadi, mari konsultasikan kampanye Anda pada momen spesial tersebut bersama StickEarn dengan klik banner di bawah.

hubungi stickearn untuk beriklan di ooh