Brand Awareness Measurement

Brand awareness measurement adalah cara mengukur seberapa terkenalnya brand di kalangan audiens. Istilah ini wajib Anda pelajari di sini.

25 September 2026

Diperbarui: 25 September 2026

branding measurement tools

Brand awareness menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun sebuah brand. Sebelum audiens mempertimbangkan untuk membeli produk, mereka perlu mengenali dan mengingat brand tersebut terlebih dahulu. 

Karena itu, memahami istilah branding dan bagaimana cara terbentuknya menjadi bagian penting dalam pemasaran. Namun, mengetahui cara untuk membangun awareness produk saja tidak cukup. 

Marketer dan advertiser juga perlu mengetahui apakah aktivitas yang Anda lakukan benar-benar membuat brand semakin orang kenal atau tidak. Di sinilah brand awareness measurement dibutuhkan. 

Apa Itu Brand Awareness Measurement?

Brand awareness measurement adalah proses mengukur tingkat kesadaran atau pengenalan audiens terhadap sebuah brand. Dalam praktik di bidang pemasaran, pengukuran ini pemasar lakukan untuk melihat apakah target audiens mengetahui keberadaan suatu brand, dapat mengingatnya, atau menjadikannya sebagai salah satu brand yang pertama kali muncul dalam pikiran mereka.

Sederhananya, brand awareness measurement membantu marketer menjawab pertanyaan: “Apakah orang yang menjadi target campaign kita benar-benar mengenal brand ini?”  Pengukuran dapat Anda lakukan sebelum dan sesudah menjalankan kampanye untuk melihat perubahan awareness yang terjadi.

Istilah ini juga tidak berdiri sendiri. Hasil pengukurannya dapat menjadi bagian dari campaign measurement untuk memahami efektivitas campaign secara lebih menyeluruh, mulai dari exposure hingga respons audiens terhadap brand.

Jenis Pengukuran Keberhasilan Awarness

Ada beberapa pendekatan yang dapat Anda gunakan untuk measure brand awareness. Hal ini bergantung pada tujuan campaign dan data yang tersedia, di antaranya:

  • Aided awareness
    Mengukur apakah audiens mengenali sebuah brand ketika diberikan daftar atau pilihan nama brand. Misalnya, responden diminta memilih brand minuman yang pernah mereka dengar.
  • Unaided awareness
    Mengukur kemampuan audiens menyebutkan nama brand tanpa diberikan pilihan. Contohnya, ketika ditanya, “Brand apa yang pertama kali Anda ingat ketika memikirkan layanan transportasi online?”
  • Top-of-mind awareness
    Mengukur brand yang pertama kali muncul di benak audiens ketika mereka memikirkan kategori produk tertentu. Indikator ini sering digunakan untuk melihat posisi sebuah brand dibandingkan kompetitornya.
  • Brand recall dan recognition
    Brand recall melihat kemampuan audiens mengingat brand tanpa bantuan, sedangkan brand recognition mengukur apakah audiens dapat mengenali brand ketika melihat nama, logo, kemasan, atau elemen visual lainnya.

Pendekatan tersebut dapat Anda pilih sesuai kebutuhan kampanye yang sedang Anda jalankan. Misalnya, campaign yang bertujuan memperkenalkan brand baru mungkin lebih membutuhkan pengukuran brand recognition dan recall. Sementara, brand yang sudah established dapat melihat perubahan top-of-mind awareness setelah campaign berjalan.

Baca juga: Apa itu Brand Awareness yang Bisa Membuat Produk Terkenal? 

Manfaat Brand Awareness Measurement

Mengukur brand awareness membantu marketer mengetahui apakah investasi marketing dan advertising berhasil meningkatkan pengenalan terhadap brand. Data tersebut dapat Anda gunakan untuk mengevaluasi campaign sekaligus menjadi dasar dalam menentukan strategi komunikasi berikutnya.

Beberapa manfaat brand awareness measurement antara lain:

  • Mengetahui tingkat pengenalan brand
    Marketer dapat melihat seberapa banyak target audiens yang mengetahui atau mengenali brand.
  • Mengevaluasi efektivitas campaign
    Perubahan awareness sebelum dan sesudah campaign dapat menjadi salah satu indikator untuk melihat dampak aktivitas marketing.
  • Memahami posisi brand di antara kompetitor
    Pengukuran awareness dapat membantu melihat seberapa kuat brand audien ingat atau kenali daripada brand lain dalam kategori yang sama.
  • Menentukan strategi marketing berikutnya
    Hasil pengukuran dapat menunjukkan apakah brand perlu lebih fokus pada membangun awareness, memperkuat recall, atau mengembangkan aktivitas marketing pada tahap berikutnya.

Misalnya, sebuah brand menjalankan campaign OOH untuk meningkatkan visibilitas di kota tertentu. Setelah campaign selesai, marketer dapat membandingkan tingkat awareness audiens sebelum dan sesudah campaign.  Hasil tersebut kemudian dapat dikombinasikan dengan data exposure, reach, atau metrik lainnya untuk mendapatkan gambaran performa campaign yang lebih lengkap.

FAQ

Memahami konsep brand awareness memang penting, tetapi pertanyaan berikutnya adalah bagaimana cara menerapkannya dalam campaign secara praktis? Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan marketer ketika ingin mengukur brand awareness.

1. Bagaimana Cara Menggunakan Brand Awareness Measurement?

Untuk mengukurnya, marketer dapat memulai dengan menentukan target audiens dan indikator yang ingin diketahui. Selanjutnya, lakukan pengukuran menggunakan survei, wawancara, atau data lain yang relevan sebelum dan sesudah campaign. 

Perbandingan kedua kondisi tersebut dapat membantu melihat perubahan awareness setelah campaign berjalan. Beberapa branding indikator yang dapat Anda gunakan, antara lain brand recall, brand recognition, aided awareness, unaided awareness, dan top-of-mind awareness. 

Pemilihan indikator sebaiknya Anda sesuaikan dengan objective campaign agar hasil pengukuran dapat memberikan insight yang relevan. Sebagai contoh, jika campaign bertujuan memperkenalkan produk baru, marketer dapat mengukur apakah target audiens mulai mengenali nama dan identitas brand. 

Sementara itu, campaign yang bertujuan memperkuat posisi brand dapat menggunakan top-of-mind atau unaided awareness sebagai salah satu indikator. Aktivitas seperti brand activation juga dapat dievaluasi dari sisi peningkatan awareness untuk melihat respons audiens terhadap pengalaman brand yang diberikan.

Baca juga: Strategi Brand LL Bikin Produk Terkenal dengan Beriklan di Car Ads

Kesimpulan

Pada akhirnya, brand awareness measurement bukan hanya tentang mengetahui berapa banyak orang yang mengenal sebuah brand. Pengukuran ini membantu marketer memahami seberapa kuat brand hadir di benak target audiens dan apakah strategi yang brand jalankan berhasil membangun awareness sesuai objective.

Dengan begitu, cara ini dapat menjadi dasar untuk menentukan strategi marketing yang lebih efektif selanjutnya. Ketika hasil pengukuran Anda kombinasikan dengan metrik campaign lainnya, marketer dapat memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai dampak campaign terhadap brand.

Bagi Anda yang ingin membangun awareness melalui media Out-of-Home (OOH), StickEarn dapat membantu menghadirkan kampanye pemasaran yang tidak hanya menjangkau audiens secara luas, tetapi juga berdampak untuk mengukur awarness. Dengan pendekatan berbasis data dan riset kami, iklan Anda dapat menjadi bagian dari strategi brand yang efektif.

hubungi stickearn untuk berikan di OOH

LIHAT SEMUA KOSAKATA
This site is registered on wpml.org as a development site. Switch to a production site key to remove this banner.