Disadari atau tidak, saat ini banyak brand perbankan yang sebenarnya cukup “dekat” dengan konsumen. Awareness dan interest sudah terbentuk, tetapi masalah mereka selalu sama, yaitu konsumen belum menjadi nasabah sesungguhnya.
Kondisi ini adalah sinyal bahwa Anda perlu menerapkan strategi pemasaran bank yang tidak berhenti di tahap awareness saja. Sebab, mengandalkan digital ads atau sekadar menawarkan promo bunga rendah tidak cukup.
Di sinilah pentingnya mempertimbangkan strategi pemasaran untuk industri perbankan yang lebih menyeluruh dengan iklan Out-of-Home (OOH). Pemain besar, seperti Bank Syariah Indonesia, Amar Bank, Visa, hingga Superbank sudah lebih dulu memanfaatkan pendekatan tersebut untuk memperkuat strategi mereka.
Ada beberapa strategi pemasaran perbankan untuk OOH yang bisa Anda explore lebih lanjut. Apa sajakah itu?
Baca juga: Alasan Pentingnya Memanfaatkan Out-of-Home Advertising
Menggabungkan OOH dengan Activation
Salah satu strategi pemasaran bank yang semakin banyak brand gunakan ialah menggabungkan OOH dengan event marketing yang engaging. Pendekatan ini tidak hanya membangun kesadaran audiens, tetapi juga menciptakan pengalaman langsung dengan brand.
Dengan bekerjasama perusahaan OOH seperti StickEarn, banyak perbankan yang mulai menjalankan campaign yang terintegrasi, seperti penggunaan mobile stage dan event.
Mobile stage memungkinkan bank hadir langsung di area strategis, seperti area perkantoran, kampus, atau lokasi padat yang banyak orang manfaatkan untuk berkegiatan. Di sini, brand tidak hanya “terlihat”, tetapi juga bisa berinteraksi langsung dengan calon nasabah.
Bank Syariah Indonesia (BSI) pernah berkolaborasi dengan StickEarn menghadirkan kampanye iklan luar ruang yang kreatif. Lewat Mobile Stage Advertising yang kreatif, BSI menghadirkan emas mobile yang hilir-mudik di jalan.
Mengingatkan masyarakat untuk menabung emas dan mendaftar jadi nasabah secara langsung. Selain media tersebut, BSI juga membuat Mobile Stage Emas untuk stay selama CFD Sudirman, mendekati langsung para nasabah.
Dalam kegiatan itu, BSI membuat acara olahraga bersama dan game seru yang bisa membangun engagement dan kepercayaan. Kegiatan ini membuat BSI dapat meningkatkan pendaftaran nasabah baru dari para warga yang CFD.
Beriklan di Transportasi Advertising

Source: Dok. StickEarn: Campaign OOH Tunaiku by Ammar Bank – Industri perbankan yang pasang iklan di mobil untuk meningkatkan awareness dan recall.
Di sisi lain, iklan di transportasi bisa menjadi andalan Anda untuk menargetkan audiens secara spesifik. Iklan di mobil, bus, atau angkot dapat membantu brand untuk terus muncul di keseharian audiens, tanpa harus “mengganggu”.
Pendekatan sudah banyak brand finansial gunakan sebagai teknik pemasaran yang kreatif di Indonesia karena mampu membangun recall yang tinggi. Semakin sering brand terlihat dan hadir langsung, semakin tinggi juga rasa percaya yang terbentuk.
Salah satu bank yang pernah memanfaatkan jenis iklan yang satu ini ialah Tunaiku by Ammar Bank yang pasang iklan di Car Advertising StickEarn. Brand tersebut mengampanyekan pinjaman aman tanpa takut kehilangan data.
Iklan Ammar Bank di mobil mengitari berbagai jalanan premium di Jakarta. Dengan visual yang unik dan copywriting yang menarik, iklan bank ini tentu saja sangat mencolok. Iklan tidak hanya pedestrian lihat, tetapi para pengendara dan penumpang transportasi umum pun turut melihatnya.
Memanfaatkan Data-Driven Marketing
Dalam era digital, strategi iklan bank tidak bisa lepas dari penggunaan data. Banyak bank yang kini mengandalkan data analytics untuk memahami perilaku nasabah dan menentukan channel pemasaran yang paling efektif.
Melalui data, bank dapat mengetahui kapan waktu terbaik untuk menampilkan iklan, di lokasi mana audiens paling potensial berada, hingga jenis pesan apa yang paling relevan. Bahkan dalam OOH, cara marketing itu tetap bisa diterapkan melalui pemilihan rute kendaraan, titik billboard, hingga waktu tayang iklan.
Sebagai contoh strategi pemasaran bank syariah. Pendekatan berbasis data sering mereka gunakan untuk menargetkan komunitas muslim di area tertentu, seperti dekat masjid besar atau pusat kegiatan Islami. Ini membuat pesan yang disampaikan terasa lebih personal dan tepat sasaran.
Baca juga: Kenali Cara Kerja Marketing Terbaik untuk Pemasaran
Mengoptimalkan Omnichannel yang Seamless
Strategi pemasaran untuk industri keuangan modern tidak lagi berjalan secara terpisah. Justru, integrasi antarchannel kini menjadi kunci utama dalam mendorong konversi yang menguntungkan.
OOH bisa menjadi entry point yang kuat untuk menarik perhatian para audiens. Lalu, jika audiens sudah aware, mereka bisa Anda arahkan ke digital channel seperti landing page, aplikasi mobile banking, atau WhatsApp customer service.
Misalnya, iklan di kendaraan atau billboard dilengkapi dengan QR code marketing yang langsung mengarahkan ke halaman pembukaan rekening. Hal ini sangat seamless dan tergolong efektif untuk mendapatkan lead generation.
Bahkan, pendekatan ini sering digunakan sebagai contoh strategi pemasaran bank swasta maupun pemerintah yang ingin menjangkau generasi muda. Harapannya, agar audiens yang melihat iklan di jalan, dapat langsung “beraksi” melalui smartphone tanpa friction.
Dengan omnichannel marketing strategy tersebut, bank bisa memastikan bahwa setiap touchpoint yang mereka tawarkan kepada audiens bisa saling terhubung dan mendukung satu sama lain, yaitu dalam tujuan untuk mendorong transaksi.
Membangun Brand Trust agar Visibility Konsisten

Source: Dok. StickEarn x Grab x Superbank: Salah satu contoh iklan perbankan di MobileLED Truck StickEarn
Dalam industri perbankan, trust adalah segalanya. Salah satu cara paling efektif untuk membangun brand trust itu ialah dengan meningkatkan frekuensi dan konsistensi exposure.
OOH menjadi salah satu channel yang unggul dalam hal ini. Ketika audiens terus-menerus melihat brand Anda di berbagai titik, mulai dari jalan utama, transportasi umum, hingga area strategis, maka brand tersebut akan dianggap lebih kredibel dan tepercaya.
Strategi promosi perbankan yang fokus pada kepercayaan sangat penting untuk Anda terapkan, terutama bagi yang baru atau digital bank yang masih membangun awareness. Pasalnya, cara membangun brand baru yang tepat kadang tidak sama dengan para pemain lama.
Strategi Campaign Storytelling
Strategi yang efektif untuk memasarkan produk perbankan tidak hanya sekadar menjual produk, tetapi juga menyampaikan cerita yang relevan dengan kehidupan audiens. Anda harus secara halus masuk ke dalam pikiran konsumen agar mereka yakin untuk menjadi bagian Anda.
Alih-alih hanya menampilkan fitur, seperti “bunga rendah” atau “gratis biaya admin”, banyak bank kini mulai mengangkat cerita tentang kemudahan hidup, perencanaan masa depan, hingga nilai-nilai yang mereka bawa.
Dalam konteks OOH, storytelling bisa Anda wujudkan melalui visual yang kuat dan formula copywriting yang emosional. Misalnya, campaign yang menyoroti kemudahan menabung untuk umrah atau transaksi harian untuk generasi muda urban.
Baca juga: Apa Itu Soft Selling, Contoh, dan Manfaatnya [Terlengkap]
Perlukah Menerapkan Strategi Perbankan di OOH?
Jika melihat berbagai pendekatan di atas, satu benang merah yang muncul ialah terkait pentingnya kehadiran fisik brand di dunia nyata. Lalu, di sinilah peranan OOH yang krusial untuk Anda.
OOH tidak hanya memperluas jangkauan, tetapi juga memperkuat persepsi brand. Bila membandingkan dengan digital ads yang bisa di-skip, OOH memberikan exposure yang tidak bisa dihindari dan lebih tahan lama di ingatan audiens.
Bagi industri perbankan, ini berarti peluang lebih besar untuk membangun trust, meningkatkan awareness, dan pada akhirnya mendorong transaksi.
Saatnya Mengadopsi OOH sebagai Strategi!
Jika Anda saat ini sedang mempertimbangkan strategi pemasaran bank yang paling efektif untuk mendorong transaksi, maka jadikanlah OOH sebagai prioritas media Anda.
Dengan menggunakan strategi marketing offline, seperti Mobile Showcase, Transportasi Advertising, atau Billboard, Anda bisa menampilkan brand di luar dan bisa menciptakan pengalaman langsung yang lebih engaging dan meyakinkan..
Hasilnya, brand pun dapat mengubah audiens yang tadinya ragu dan berujung menjadi nasabah yang benar-benar mengambil keputusan. Tertarik? Silakan konsultasikan kampanye pemasaran perbankan Anda dengan klik banner di bawah atau klik di sini untuk langsung beriklan.
