DOOH

DOOH Advertising menjadi salah satu iklan luar ruang yang banyak brand gunakan karena format dan kemampuannya dalam menampilkan iklan.

21 Mei 2026

Diperbarui: 21 Mei 2026

Apa Itu DOOH?

DOOH adalah singkatan dari Digital Out of Home Advertising, yaitu media iklan luar ruang yang menggunakan layar digital untuk menampilkan konten iklan secara dinamis.

Berbeda dengan billboard konvensional yang bersifat statis, DOOH memungkinkan brand menampilkan video, animasi, hingga konten interaktif di berbagai lokasi publik, seperti jalan raya, mall, stasiun, gedung perkantoran, hingga transportasi umum. Karena menggunakan teknologi digital, DOOH lebih fleksibel dalam pengelolaan konten dan mampu menghadirkan pengalaman visual yang lebih menarik bagi audiens.

Saat ini, iklan ini pun menjadi salah satu strategi pemasaran  yang semakin populer karena dapat brand kombinasikan dengan data audience, targeting lokasi, hingga integrasi campaign digital lebih terarah dan masif.

Jenis DOOH Advertising

DOOH hadir dalam berbagai format media digital yang dapat para pemasar sesuaikan dengan kebutuhan campaign brand mereka. Berikut beberapa jenis iklan digital di luar ruang yang umum digunakan:

1. LED Billboard

Menggunakan layar LED berukuran besar, LED Billboard dapat menampilkan konten visual, seperti gambar, video, hingga animasi. Media ini biasanya hadir di lokasi dengan mobilitas tinggi, di antaranya jalan protokol, pusat bisnis, persimpangan ramai, hingga kawasan perkotaan strategis, sehingga dapat menjangkau audiens dalam jumlah besar setiap harinya.  

Salah satu keunggulan utama LED billboard terletak pada fleksibilitas kontennya. Brand dapat mengganti materi iklan kapan saja tanpa perlu mencetak ulang media fisik, sehingga campaign menjadi lebih efisien dan mudah brand sesuaikan dengan kebutuhan promosi. 

Menurut laporan dari Statista, pertumbuhan DOOH global terus meningkat seiring bertambahnya penggunaan layar digital di ruang publik. Hal ini menunjukkan bahwa media seperti LED billboard semakin dianggap efektif untuk membantu brand menjangkau audiens secara luas, modern, dan adaptif untuk berbagai kebutuhan kampanye iklan.

2. Videotron

Videotron adalah media iklan digital berbentuk layar elektronik yang digunakan untuk menampilkan materi iklan multimedia. Media juga sering tampil di area dengan tingkat mobilitas tinggi, sehingga efektif menarik perhatian audiens dengan exposure yang luas. 

Selain itu,  iklan videotron juga menawarkan fleksibilitas tinggi dalam pengelolaan campaign. Brand dapat mengganti materi iklan secara cepat, mengatur jadwal tayang tertentu, hingga menyesuaikan konten berdasarkan momentum campaign

3. Digital Transit Advertising

Tak jauh berbeda dengan namanya, Digital Transit Advertising ialah ikaln DOOH digital yang hadir di area transportasi publik, seperti:

  • MRT station
  • KRL station
  • Bus shelter
  • Airport screen
  • Digital screen dalam transportasi umum

Karena lokasi penempatannya tersebut, jenis iklan DOOH ini secara spesifik menjangkau audiens yang sedang komuter atau bepergian dalam aktivitas sehari-hari. Media ini dinilai efektif karena audiens cenderung memiliki dwell time lebih lama saat menunggu transportasi atau berada dalam perjalanan. 

Melalui kesempatan itu, peluang iklan untuk dilihat berulang kali menjadi lebih tinggi. Selain itu, Digital Transit Advertising juga membantu brand menjangkau audiens urban dengan mobilitas tinggi secara konsisten sepanjang hari.

4. Digital Mall Advertising

Digital Mall Advertising umumnya brand manfaatkan untuk meningkatkan awareness sekaligus memengaruhi keputusan pembelian audiens saat berada di dalam mall atau pusat perbelanjaan. Karena tampil di area dengan traffic pengunjung tinggi, jenis media ini mampu memberikan exposure yang besar kepada berbagai segmentasi audiens dalam satu lokasi.

Tidak hanya itu, visual digital yang dinamis juga membuat iklan lebih mudah menarik perhatian pengunjung daripada media statis biasa. Bahkan, formatnya pun kini beragam karena LED wall dapat bergerak 360 menyesuaikan pandangan pengunjung. 

Adapun contoh iklan di mall yang termasuk ke dalam ketagori ini, di antaranya ialah sebagai berikut:

  • Digital directory
  • LED wall
  • Escalator screen
  • Interactive screen

5. Lift Digital Screen

Lift Digital Screen adalah layar digital yang berada di area lift gedung perkantoran, apartemen, hotel, hingga pusat perbelanjaan. Jenis media ini cukup efektif menjangkau audiens urban karena berada di area dengan intensitas aktivitas tinggi dan exposure yang berulang setiap harinya. 

Audiens yang berada di dalam lift atau area tunggu lift biasanya memiliki distraksi yang lebih minim, sehingga iklan memiliki peluang lebih besar untuk diperhatikan. Selain meningkatkan brand awareness, Lift Digital Screen juga sering dimanfaatkan untuk campaign yang membutuhkan targeting spesifik, misalnya profesional kantoran, penghuni apartemen, atau pengunjung hotel. 

6. Interactive DOOH

Interactive DOOH adalah jenis iklan digital OOH yang memungkinkan audiens berinteraksi langsung dengan campaign brand melalui teknologi digital tertentu. Jenis media ini dapat ditemui dalam bentuk:

  • Touchscreen
  • QR code
  • Motion sensor
  • Gamification screen

Interactive DOOH dapat brand rancang untuk menciptakan pengalaman yang lebih engaging bagi audiens. Interaksi tersebut dapat berupa memainkan game sederhana, memindai QR code untuk mendapatkan promo, hingga berpartisipasi dalam campaign digital secara langsung. 

Karena memberikan pengalaman yang lebih personal dan interaktif, iklan tersebut sering digunakan brand activation campaign, product launching, hingga strategi marketing yang berfokus pada audience engagement.

7. Programmatic DOOH (PDOOH)

Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan DOOH juga didorong oleh perkembangan Programmatic DOOH (PDOOH), yaitu sistem pembelian iklan digital luar ruang berbasis data dan otomatisasi. 

Menurut data dari OAAA, DOOH menyumbang sekitar 36,3% dari total pendapatan industri OOH pada 2025 dan tumbuh 10,5% secara tahunan. Sementara itu, laporan Statista memproyeksikan bahwa porsi iklan ini terhadap pendapatan OOH global akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan seiring meningkatnya penggunaan layar digital dan teknologi programmatic.

Keuntungan Menggunakan DOOH

DOOH menawarkan berbagai keunggulan jika Anda bandingkan dengan media iklan konvensional. Berikut beberapa manfaat menggunakan menggunakan digital Out-of-Home di Indonesia untuk kebutuhan pemasaran, di antaranya:

1. Visibilitas Tinggi dan Tidak Bisa Di-skip

Berbeda dengan iklan di media sosial yang bisa audiens skip dalam satu detik, layar DOOH hadir di ruang publik tempat orang secara alami mengarahkan pandangannya.  Saat menunggu transportasi, berjalan di mal, atau berkendara, mereka melihat iklan tersebut dan hal itu tidak bisa diabaikan dan  tidak ada pilihan ad blocker.

2. Konten Lebih Menarik dan Fleksibel

DOOH memungkinkan brand menggunakan video, animasi, dan motion graphic sehingga iklan terlihat lebih eye-catching. Materi iklan bisa diubah dari jarak jauh dalam hitungan menit. 

Iklan tersebut sangat efisien untuk kampanye yang responsif, seperti flash sale, peluncuran produk mendadak, atau iklan berbasis berita. Bahkan, brand dapat menyesuaikan jadwal tayang iklannya berdasarkan waktu dan lokasi hingga target audiens tertentu.

3. Targeting Berbasis Konteks

DOOH juga bisa menyesuaikan konten berdasarkan jam tayang, kondisi cuaca, hari dalam seminggu, atau karakteristik demografi suatu area. Misalnya, iklan minuman kopi brand atur hanya tampil di pagi hari, menyesuaikan kebiasaan konsumen yang mengonsumsinya saat sarapan.

Brand juga bisa menyesuaikan iklannya berdasarkan konteks cuaca. Misalnya, iklan jas hujan bisa tampil secara otomatis saat sensor cuaca mendeteksi hujan.

4. Mendukung Campaign Omnichannel Marketing

DOOH dapat Anda kombinasikan dengan campaign digital, social media, hingga mobile advertising, seperti LED Truck Display, untuk memperluas jangkauan pemasaran. Sebuah studi menunjukkan bahwa iklan tersebut dapat meningkatkan efektivitas kampanye digital, seperti search dan social media karena menciptakan titik kontak tambahan di dunia fisik.

5. Pengukuran Campaign Lebih Akurat

Beberapa platform DOOH modern sudah dilengkapi data analytics, seperti:

  • Impression
  • Reach
  • Audience traffic
  • Heatmap lokasi
  • Estimated exposure

Dengan metrik tersebut, brand dapat mengukur efektivitas campaign marketing di DOOH secara lebih akurat. Selain itu, datanya dapat brand manfaatkan sebagai tolok ukur strategi iklan luar ruang yang lebih baik di kemudian hari. 

Cara Beriklan di DOOH

Beriklan di DOOH kini banyak brand manfaatkan, sehingga tak jarang yang ingin mengetahui cara pasang iklan di DOOH. Berikut ini langkah umum untuk menjalankan campaign DOOH:

1. Tentukan Tujuan Campaign

Pastikan objective campaign jelas, misalnya:

  • Brand awareness
  • Product launching
  • Event promotion
  • Traffic store
  • Engagement campaign

2. Pilih Lokasi Strategis

Lokasi menjadi faktor penting dalam efektivitas DOOH. Pilih area yang sesuai dengan target audience brand.

3. Siapkan Materi Visual

Karena DOOH mengandalkan visual digital, gunakan desain yang:

  • Singkat
  • Kontras
  • Mudah dibaca
  • Memiliki CTA jelas

4. Tentukan Durasi dan Jadwal Tayang

DOOH memungkinkan brand mengatur jadwal tayang tertentu berdasarkan:

  • Jam ramai
  • Hari tertentu
  • Momentum campaign

5. Gunakan Platform atau Vendor

Brand dapat bekerjasama dengan penyedia media DOOH untuk mengatur penayangan, monitoring, dan reporting campaign. Salah satu perusahaan OOH di Jakarta yang menyediakan iklan di digital LED Billboard ialah StickEarn. Silakan konsultasikan kampanye Anda kepada kami.

DOOH vs OOH

Meskipun sama-sama termasuk media iklan luar ruang, DOOH dan OOH memiliki beberapa perbedaan mendasar, terutama dari sisi teknologi dan fleksibilitas campaign.

OOH atau Out of Home Advertising umumnya menggunakan media statis, seperti billboard cetak, baliho, atau spanduk. Kontennya bersifat tetap selama periode tayang berlangsung dan tidak dapat diubah secara instan. 

Karena menggunakan format cetak, visual OOH biasanya berupa gambar atau desain statis tanpa animasi. Sementara itu, DOOH atau Digital Out of Home Advertising merupakan versi digital dari OOH yang menggunakan layar elektronik, seperti LED billboard, videotron, atau digital signage. 

Konten iklan pada digital tersebut dapat diubah secara real-time dan memungkinkan brand menampilkan video, animasi, hingga materi interaktif yang lebih menarik perhatian audiens.

Dari sisi interaktif, DOOH juga lebih unggul karena dapat brand kombinasikan dengan teknologi, seperti QR code untuk pemasaran atau pelacakan kampanye, motion sensor, atau integrasi mobile campaign. Selain itu, performa campaign DOOH cenderung lebih mudah diukur melalui data impression, traffic audience, hingga estimasi exposure.

Karena fleksibilitas dan kemampuan visualnya yang lebih modern, DOOH kini banyak digunakan brand untuk berbagai campaign, utamanya campaign awareness yang lebih dinamis dan relevan dengan perilaku audiens saat ini.

FAQ (Frequently Asked Question)

Ada banyak pertanyaan dari para pemasar terkait DOOH. Beberapa pertanyaan itu kami jawab di bawah ini. 

1. Apa Bedanya DOOH dan Programmatic DOOH?

DOOH adalah media iklan luar ruang berbasis digital secara umum. Sementara, Programmatic DOOH (PDOOH) menggunakan teknologi otomatisasi untuk membeli, mengatur, dan menayangkan iklan berdasarkan data tertentu seperti lokasi, waktu, audience behavior, hingga kondisi cuaca. Dengan PDOOH, brand dapat menjalankan campaign yang lebih terukur dan relevan secara real-time.

2. Apa Saja Contoh Periklanan DOOH Advertising?

Berikut beberapa contoh konkret penggunaan DOOH yang bisa ditemui sehari-hari:

  • Billboard digital di jalan tol yang menampilkan iklan video produk otomotif atau minuman. Kontennya berganti setiap beberapa detik untuk beberapa brand berbeda.
  • Layar di stasiun MRT yang menampilkan iklan bank atau e-commerce, disesuaikan dengan jam sibuk pagi dan sore hari.
  • Layar di dalam mal yang menampilkan promo brand fashion atau restoran, kadang dipicu saat ada event tertentu seperti Harbolnas atau Lebaran.
  • Digital kiosk di bandara yang memungkinkan penumpang melihat informasi penerbangan sekaligus terpapar iklan produk perjalanan.
  • Layar lift gedung perkantoran yang memutar iklan aplikasi produktivitas, layanan keuangan, atau makanan yang relevan untuk audiens profesional.
  • Kampanye pDOOH berbasis cuaca ialah salah satu contoh global yang terkenal adalah iklan minuman yang secara otomatis berganti menjadi minuman panas saat suhu turun, dan minuman dingin saat cuaca panas.

3. Apakah DOOH Efektif untuk Brand Awareness?

Ya, DOOH sangat efektif untuk meningkatkan brand awareness karena memiliki visual yang lebih menarik dan dapat Anda tempatkan di area dengan traffic tinggi. Bahkan, DOOH dapat membantu brand untuk menguatkan identitas dan citra yang lebih baik, sehingga kepercayaan audiens lebih kuat kepada brand.

4. Apakah DOOH Hanya untuk Brand Besar?

Tentu saja tidak. Saat ini banyak vendor DOOH di Indonesia yang menyediakan pilihan budget yang lebih fleksibel, sehingga bisnis skala kecil hingga menengah juga dapat menggunakan media ini. Contohnya StickEarn yang dapat membantu Anda memetakan anggaran iklan untuk sewa videotron sesuai kebutuhan campaign yang ingin Anda buat.

hubungi stickearn untuk membuat iklan OOH

LIHAT SEMUA KOSAKATA
This site is registered on wpml.org as a development site. Switch to a production site key to remove this banner.