Memasuki tahun baru, banyak brand manager dan business owner melakukan refleksi terhadap bisnisnya. Mereka mengaudit cara atau strategi penjualan; apakah ada yang stagnan atau bbelum memberi hasil yang signifikan. 

Target ada, effort sudah besar, tetapi grafik penjualan tidak kunjung naik. Situasi ini sering menimbulkan pertanyaan besar, seperti apakah ada yang salah atau perlukah mengubah strategi jualan agar lebih menghasilkan pendapatan?

Dalam banyak kasus, masalah tersebut bukan terletak pada produk, melainkan pada cara brand menjangkau audiens. Strategi digital yang dulu efektif kini semakin kompetitif, mahal, dan penuh distraksi. Akibatnya, konversi penjualan sulit dicapai jika hanya mengandalkan satu jenis iklan saja.

Oleh karena itu, selagi masih awal tahun, memperbaiki atau mengubah cara jualan perlu Anda lakukan. Salah satu pendekatan yang relevan ialah dengan memanfaatkan promosi di luar ruang sebagai strategi untuk meningkatkan penjualan dan jangkauan.

pasang iklan di OOH StickEarn

1. Mengevaluasi Strategi Penjualan

Namun, sebelum sampai ke sana, Anda perlu melakukan evaluasi deretan strategi sebelumnya. Banyak bisnis masih mengulang pola promosi yang sama setiap tahun tanpa evaluasi mendalam. 

Jika omzet tidak bertumbuh, itu sinyal kuat bahwa pendekatan lama perlu Anda perbaiki secara matang. Lalu, periksa juga soal visibilitas brand; apakah audiens benar-benar melihat brand Anda? Apakah pesan promosi cukup menonjol di tengah banjir iklan digital? 

Nantinya, Anda akan menyadari bahwa produk stuck bukan karena tidak menarik, tetapi kurang terlihat. Jadi, dengan mengevaluasi ulang strategi yang ada, brand bisa menentukan teknik jitu mengembangkan bisnis dengan lebih relevan terhadap perilaku konsumen saat ini.

2. Memperluas Jangkauan Brand

Salah satu kesalahan umum dalam menjalankan strategi jualan terletak pada cara brand menjangkau audiens yang sempit. Padahal, semakin luas dan tepat jangkauan audiens, semakin besar peluang terjadinya konversi. 

Dalam konteks ini, strategi untuk meningkatkan penjualan tidak bisa hanya bergantung pada targeting digital yang terbatas. Promosi luar ruang memungkinkan brand hadir di titik-titik strategis yang audiens lewati setiap hari juga mendukung Anda untuk berkembang. 

Ketika brand sudah terkenal dan familiar, proses konversi akan jauh lebih mudah. Inilah alasan mengapa iklan offline sering orang gunakan untuk memperkuat channel penjualan mereka.

3. Mengubah Strategi Jualan dengan Memperbaiki Visibilitas

apakah mengubah strategi baik

Source: Freepik – Apakah mengubah strategi baik?

Banyak brand fokus pada cara meningkatkan omzet penjualan melalui berbagai promo harga atau diskon agresif. Padahal, tanpa visibilitas yang kuat, promo hanya akan berdampak dalam jangka pendek saja. 

Strategi jualan yang sehat justru harus Anda bangun dari eksistensi brand yang konsisten di ruang publik. OOH bekerja 24 jam tanpa bergantung pada algoritma atau waktu tayang tertentu. 

Selama materi iklan terpasang, brand akan terus hadir di hadapan audiens. Konsistensi ini menciptakan kepercayaan, yang menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian.

Dengan visibilitas yang stabil, brand tidak hanya mengejar penjualan instan, tetapi juga membangun pondasi pertumbuhan jangka panjang. Karena itulah pendekatan yang Anda lakukan akan lebih berkelanjutan dalam meningkatkan pendapatan.

Baca juga: Apa Itu S3 Marketing dan Manfaatnya bagi Pemasaran?

Buat Iklan yang Kreatif untuk Meningkatkan Penjualan

Strategi jualan yang efektif tidak selalu harus rumit, tetapi harus relevan dan kreatif. Promosi luar ruang membuka banyak ruang eksplorasi untuk ide kampanye kreatif untuk meningkatkan penjualan

Salah satunya dengan membuat event marketing dengan aktivasi yang engaging. Bahkan, Anda juga bisa membuat kampanye di billboard yang memukau dengan LED. 

Selain itu, OOH memungkinkan brand bermain dengan konteks lokasi. Pesan yang relevan dengan situasi audiens akan terasa lebih personal dan mudah orang ingat. Kreativitas ini sulit brand capai jika band hanya mengandalkan format digital yang seragam.

Ketika ide kreatif Anda padukan dengan lokasi strategis, iklan tidak hanya banyak orang lihat, tetapi juga dibicarakan. Efek word of mouth marketing inilah yang sering kali mempercepat peningkatan awareness dan penjualan.

Menjadikan OOH sebagai Strategi Jualan Terintegrasi

Mengubah strategi penjualan bukan berarti meninggalkan cara lama, tetapi bisa Anda lakukan dengan mengintegrasikannya bersamaan pendekatan baru. OOH sangat efektif jika dijadikan bagian dari strategi marketing yang menyeluruh

Mengapa demikian? Sebabnya marketing 360 derajat yang Anda lakukan di OOH dapat membantu Anda menghubungkan awareness, consideration, hingga action.

Misalnya, brand menggunakan OOH untuk membangun awareness. Lalu, mengarahkan audiens ke kanal digital atau toko offline. Dengan begitu, setiap channel memiliki peran yang saling menguatkan. Bukan berjalan sendiri-sendiri.

Pendekatan ini membantu brand menciptakan marketing funnel yang efektif. Hasilnya, strategi jualan tidak lagi bergantung pada satu sumber traffic, tetapi memiliki banyak pintu masuk menuju konversi.

Saatnya Mengubah Strategi Bisnis!

Jika penjualan bisnis Anda stagnan, mengubah strategi jualan menjadi langkah yang tepat untuk Anda lakukan. Tahap ini bukanlah kepasrahan atau malah jadi memperkeruh suasana bisnis, tetapi dapat menjadi keputusan yang tepat agar perusahaan bisa beradaptasi. 

Cara mengubahnya dapat Anda lakukan dengan beriklan di OOH agar produk semakin terkenal. Hal itu karena exposure-nya yang tinggi, konsisten, dan fleksibilitas kreativitas menjadikan OOH sebagai strategi jualan yang relevan untuk berbagai jenis pemasaran Anda.

Jika Anda ingin mengubah strategi jualan menjadi lebih efektif dan berdampak, saatnya konsultasikan rencana Anda untuk iklan di luar ruang bersama StickEarn. Silakan langsung klik banner di bawah.

mengenal lebih dekat motorbike advertising