Persaingan bisnis yang makin kompetitif membuat banyak brand berlomba memenangkan perhatian konsumen dengan membuat strategi pemasaran pada dua kanal sekaligus. Hal itu mereka lakukan agar brand dapat bertemu audiens di berbagai tempat.

Namun, di tengah persaingan itu, outbound marketing justru kembali relevan. Sebagai salah satu cara membangun kesadaran merek, cara ini juga bisa membantu Anda untuk mendorong transaksi langsung.

Oleh karena itu, memahami arti pemasaran tersebut tidak kalah penting dari inbound marketing yang sebelumnya pernah Anda pelajari. Nah, bagi brand maupun marketers yang ingin meningkatkan pertumbuhan bisnis, silakan simak artikel ini sampai habis. 

StickEarn telah membahas secara mendalam apa itu outbound marketing, manfaatnya bagi bisnis, bedanya dengan inbound marketing, dan contohnya, termasuk bagaimana iklan OOH dapat menjadi bagian strategis di dalamnya, di bawah ini.

Baca juga: Apa Itu Marketing? Ini Contoh Strategi & Aktivitas Pemasaran Produk

Apa Itu Outbound Marketing?

Secara sederhana, outbound marketing adalah strategi  yang bisa membantu Anda untuk secara aktif menjangkau konsumen tanpa menunggu mereka mencari brnad terlebih dahulu. Pendekatan ini bersifat proaktif dan biasanya memanfaatkan media dengan jangkauan luas, seperti televisi, radio, display ads, hingga Out-of-Home (OOH), di antaranya billboard dan iklan transportasi.

Berbeda dengan strategi digital berbasis intent, outbound marketing bekerja dengan menciptakan exposure di momen yang tidak selalu konsumen rencanakan. Misalnya, seseorang yang sedang commuting mungkin tidak berniat mencari produk skincare, tetapi ketika melihat promosi Anda yang repetitif di jalan atau iklan di transportasi umum, brand tersebut akan tertanam dalam benaknya. 

Dari sisi data, berbagai studi menunjukkan bahwa audiens membutuhkan rata-rata 5–7 kali exposure sebelum akhirnya mengingat sebuah brand. Jenis pemasaran ini, terutama jika Anda memanfaatkan media OOH yang berada di jalur mobilitas tinggi, memungkinkan impresi iklan Anda lebih terlihat.

Artinya, strategi tersebut sangat efektif untuk membangun awareness secara cepat dan konsisten. Dalam implementasinya, outbound marketing sering brand gunakan saat ingin mempercepat kesadaran audiens, seperti saat launching produk baru, ekspansi ke market baru, atau memperkuat positioning di tengah kompetisi yang ketat.

Perbedaan Inbound dan Outbound Marketing

definisi inbound marketing

Source: Shutterstock – Memahami definisi dari inbound marketing sebagai sarana pemasaran produk

Untuk memahami konteksnya secara utuh, penting juga bagi Anda untuk memahami apa saja perbedaan inbound marketing dan outbound. Sebagai dua pendekatan yang saling melengkapi, inbound marketing berfokus menarik audiens melalui konten yang relevan, seperti artikel SEO, video edukatif, atau media sosial. 

Sebaliknya, outbound marketing tidak menunggu adanya intent dari audiens. Ia hadir lebih dulu, memperkenalkan brand, bahkan sebelum audiens sadar bahwa mereka membutuhkan produk tersebut.

Inilah alasan mengapa outbound sering digunakan untuk menciptakan demand, sedangkan inbound lebih efektif untuk menangkap demand yang sudah ada. Dalam praktiknya, banyak brand besar menggabungkan keduanya dalam satu funnel marketing.

Outbound digunakan untuk memperluas awareness dan menarik perhatian awal, sedangkan inbound berfungsi sebagai kanal edukasi dan konversi. Misalnya, seseorang melihat iklan OOH dari brand minuman, kemudian mencari brand tersebut di Google, membaca artikel atau review, dan akhirnya melakukan pembelian.

Journey seperti ini sangat umum terjadi dalam perilaku konsumen modern. Jika disimpulkan, terletak perbedaannya pada arah komunikasi: inbound mengundang, outbound menjangkau. Kombinasi keduanya sering menghasilkan hasil optimal karena inbound membangun kedekatan dan outbound memperluas jangkauan.

Penerapan Inbound vs. Outbound Marketing

Memahami perbedaan kedua jenis di atas tidak hanya penting secara teori, tetapi juga dalam eksekusi strategi saja. Inbound marketing biasanya membutuhkan waktu lebih lama karena bergantung pada proses organik.

Berbeda dengan outbound marketing bekerja secara instan. Ketika sebuah brand memasang billboard di lokasi strategis Jakarta atau menjalankan campaign di OOH lainnya, exposure langsung terjadi sejak hari pertama.

Hal inilah yang membuat outbound sangat cocok untuk campaign dengan target waktu tertentu, yaitu promo musiman atau event. Sebagai contoh implementasi, sebuah brand F&B yang ingin meningkatkan awareness di area Jabodetabek dapat memanfaatkan iklan di transportasi umum, seperti bus atau kereta.

Dalam satu hari, media tersebut bisa dilihat oleh puluhan ribu orang dengan frekuensi tinggi.  Lalu, untuk contoh inbound bisa Anda lihat pada kampanye SEO.

Saat brand memasarkan produk secara organik di SEO ranking, hasilnya tidak bisa Anda lihat secara langsung, tetapi. cenderung sustainable dan dalam jangka panjang.

Contoh Outbound Marketing yang Efektif

penggunaan inbound pemasaran

Source: Dok. StickEarn – Iklan Clouse Up sebagai contoh penerapan inbound marketing dalam kehidupan sehari-hari.

Selain contoh tersebut, implementasi outbound marketing juga dapat Anda temukan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada OOH. Media seperti billboard, videotron, dan iklan di kendaraan begitu unggul karena tidak dapat di-skip dan hadir langsung di lingkungan fisik audiens.

Sebuah iklan brand skincare yang ingin rebranding dapat menggunakan kombinasi billboard di jalan utama dan iklan di transportasi publik. Dengan visual yang konsisten dan pesan yang kuat, campaign ini dapat menjangkau audiens dari berbagai touchpoint mereka. 

Ditambah lagi jika campaign ini didukung dengan digital ads dan social media, efeknya akan semakin kuat karena audiens bertemu dengan brand secara omnichannel.

Selain OOH, bentuk outbound lain juga ada dalam periklanan televisi dan display ads. Namun, trend marketing saat ini menunjukkan bahwa OOH menjadi salah satu channel yang kembali perusahaan lirik karena kemampuannya untuk menggabungkan reach besar dengan pengalaman visual yang impactful.

Baca juga: Ketahui Cara Kerja Bisnis Menggunakan Omnichannel Marketing

Manfaat Pemasaran Outbound

Salah satu kekuatan utama marketing outbound terletak pada kemampuannya dalam mendorong keberhasilan strategi brand awareness secara masif. Tanpa awareness, apapun trik pemasaran Anda akan sulit menghasilkan dampak maksimal.

Selain itu, cara ini juga memungkinkan brand menjangkau audiens yang tidak selalu aktif di digital. Di Indonesia, misalnya, mobilitas masyarakat di ruang publik masih sangat tinggi. 

Data menunjukkan bahwa jutaan orang melakukan perjalanan harian menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Setiap perjalanan tersebut menjadi opportunity bagi brand untuk hadir di berbagai iklan luar ruangan.

Dari sisi persepsi, brand yang menggunakan media outbound, seperti billboard atau iklan transportasi cenderung dianggap lebih kredibel dan established. Hal ini berkaitan dengan psychological effect bahwa brand yang “terlihat besar” di ruang publik diasosiasikan dengan kepercayaan dan stabilitas.

Dalam implementasinya, manfaat ini bisa Anda maksimalkan dengan memilih lokasi yang strategis dan memastikan konsistensi visual brand. Misalnya, campaign yang muncul di berbagai titik dengan pesan yang sama akan menciptakan efek repetisi yang memperkuat ingatan audiens.

Maksimalkan Strategi Anda dengan OOH

Secara keseluruhan, outbound marketing adalah strategi yang tetap relevan dan penting di untuk Anda terapkan. Dengan pendekatan yang proaktif, cara ini memungkinkan brand menjangkau audiens secara luas, membangun awareness dengan cepat, dan memperkuat persepsi brand di benak konsumen.

Jika Anda sedang mencari cara untuk mengembangkan bisnis, maka outbound harus Anda terapkan. Anda bisa menggunakannya dengan beriklan di luar ruang, seperti di kendaraan atau billboard.

Karena, dengan pasang iklan di media ini, produk Anda bukan hanya “terlihat”, tetapi melekat di pikiran audiens. Dengan begitu, konsumen akan lebih mempertimbangkan untuk memilih produk Anda daripada yang lain.

Untuk menjalankan marketing outbound dengan OOH, Anda bisa beriklan bersama StickEarn. Silakan klik banner di bawah untuk langsung beriklan atau pelajari lebih lanjut contoh iklan OOH kami. 

hubungi stickearn untuk beriklan di ooh